Deklarasi Bersama Membangun Ekosistem Bisnis Mangga Gedong Gincu Sumedang dan Buah Tropis Jawa Barat bersama Injabar Unpad dengan Para Stakeholder
Jakarta, 27 Desember 2022 – “If you want to move faster, you move alone. If you want to move forward, you work together. If you want to move stronger, you move in V formation.” Pernyataan Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc., Direktur Jenderal Hortikultura Kementan RI melengkapi statement pembuka Direktur Utama Injabar UNPAD, Prof. Keri Lestari yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam implementasi inovasi. Statement ini menjadi spirit lahirnya deklarasi bersama dalam membangun ekosistem bisnis mangga gedong gincu Sumedang dan buah tropis Jawa Barat lainnya antara Pemda Sumedang, Kementan, Kemenkop, Kemenlu, Pengusaha, Koperasi dan kelompok tani mangga Sumedang yang difasilitasi Injabar Unpad pada acara In-Talk Market Chanelling di hotel Arcadia by Horison Mangga Dua Jakarta.

Keri menyampaikan bahwa ia dan tim telah melakukan kajian komprehensif untuk peluang pengembangan Mangga Gedong Gincu Sumedang agar dapat diekspor ke Jepang. Salah satunya adalah riset bebas hama B. Occipitalis yang telah dilakukan Injabar bersama Dr Agus Susanto dan Dr Kusumiyati dari Faperta serta riset ekosistem bisnis bersama Dr Anang Muftiadi dari Fisip, Dr Heru Riyanto dari Fikom, Dr Prita Amalia dari FH UNPAD dan BI Perwakilan Jawa Barat.
Acara yang juga di hadiri oleh Drs. H. Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Pemerintahan Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc., Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Bagus Rachman, S.E., M.Ec., Ass Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Cecep Herawan, SH., MA., Sekretaris Jenderal Kemenlu, pelaku usaha seperti Ade Wardhana, SE., MM., CEO Minaqu Indonesia dan Hidayat Djajamihardja, Direktur PT. Hardaya Sahwahita Nastari, serta dunia usaha lainnya. Juga dihadirkan Ketua Koperasi dan Kelompok Tani Mangga Sumedang.

Acara ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Injabar Unpad yang terus berkomitmen melakukan hilirisasi riset kolaboratif untuk mengoptimalkan potensi buah mangga gedong gincu Sumedang dan buah tropis Jawa Barat lainnya agar dapat menembus pasar ekspor. Kegiatan ini selain bertujuan untuk mendiskusikan berbagai permasalahan dan solusi juga menjadi ajang pertemuan bisnis dengan semangat pentahelix antara perguruan tinggi, pemerintah, bisnis, komunitas dan media.
Kolaborasi sangat dibutuhkan untuk memenuhi 4 hal agar bisa memaksimalkan potensi ekspor yang dirangkum sebagai 3K+1D, yang meliputi Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas, dan Diplomasi. semangat kolaborasi untuk saling mensupport berbagai stakeholder inilah yang menjadi penutup puncak acara dengan penandatanganan deklarasi bersama, dengan harapan besar memajukan buah tropis Indonesia menjadi daya ungkit kesejahteraan masyarakat.
###
Heru Ryanto Budiana
Deputi Komunikasi Injabar Unpad
